Revolusi Sosial Web dengan Web 2.0


Revolusi Sosial Web dengan Web 2.0

Eko SW
Maret, 16 Maret 2007

Abstrak

Web 2.0 adalah istilah yang diperkenalkan oleh Tim O’Reilly, pendiri penerbit buku-buku Teknologi Informasi internasional O’Reilly Media, untuk menamakan semua teknologi Web generasi selanjutnya, yang menekankan pada kerjasama online (online collaboration) dan berbagi pakai (sharing) antar pemakai.

Teknologi Utama

Pengaruh Sosial

Tak lain dan tak bukan adalah AJAX. Meski banyak teknologi lainnya yang membangun Web 2.0, misal RSS untuk pemberi tahu isi (content syndication), sampai detik ini semua prakarsa

Mencicipi Web 2.0

Tanpa sadar, Anda mungkin sudah menikmati daya guna Web 2.0. Kalau Anda mempergunakan Flock sebagai browser Internet, maka itu adalah contoh aplikasi yang memanfaatkan layanan-layanan web yang dikategorikan Web 2.0. Dengan satu aplikasi tersebut, Anda sudah menggunakan layanan del.icio.us untuk menyimpan bookmark (situs favorit) di Internet dan berbagi pakai dengan pemakai lain di Internet melalui mekanisme pembebasan pemberian Tag (penanda informasi) yang disebut dengan Folksonomy. Atau kalau Anda ingin mencari alternatif aplikasi pengganti Microsoft Word yang merupakan produk komersial dan berharga lumayan mahal, maka Anda dapat mencoba aplikasi Google Docs pada http://docs.google.com. Aplikasi ini, berbareng dengan Google Calc, ditargetkan sebagai aplikasi pengganti Microsoft Office yang saat ini merajai aplikasi-aplikasi perkantoran. Yang Anda butuhkan hanyalah komputer yang terhubung dengan Internet (di kantor atau warnet misalnya) dan Anda dapat mulai bekerja tanpa perlu membayar sepeser pun. Selain itu, Anda dapat bekerja bersama-sama, memberikan revisi atau menambahkan opini Anda dalam suatu dokumen yang sedang dikerjakan. Sebagai contoh, artikel ini ditulis dan dapat diakses secara publik pada alamat http://docs.google.com/Doc?id=dd8xzdw4_3ctt9wf. Silahkan Anda rasakan sendiri manfaat Web 2.0 dalam meningkatkan daya guna dan memperkaya aspek sosial kerja Anda. Selamat menikmati!

Advertisements

2 Responses to “Revolusi Sosial Web dengan Web 2.0”

  1. adit Says:

    hmm, Ajax yah ?, sudahkah indonesia siap ?, karena nampaknya bila kita ingin memanfaatkan sebesar-besarnya fitur ajax, koneksi internet di negeri ini mesti diperbaiki, coz gara2 sifatnya yg asynchronous, situs berbasis ajax berpotensi untuk melahap bandiwdth

    *sampe skrng susah banget buat nyoba google spreadsheet

  2. Eko Suprapto Wibowo Says:

    mungkin benar juga.
    Pada artikel ini yang saya tekankan adalah adanya revolusi sosial internet, dan itu, tidak terkonsentrasi pada AJAX Semata. Blog adalah sifat Web 2.0 yang paling saya anggap penting
    🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: